Terbiasa Mengumpat? Begini Caranya agar Kamu Tidak Lagi Sering Melakukannya

Siapa yang semasa hidupnya tidak pernah mengumpat? Setiap orang tentu pernah melakukan hal tersebut karena mengumpat merupakan salah satu bentuk ekspresi perasaan seseorang, misalnya ketika kamu sedang antre membeli tiket konser lalu tiba-tiba ada orang yang menyerobot antrean tanpa peduli dengan orang-orang yang sudah antre sejak lama. Tentu kamu akan menunjukkan ekspresi kesal dan terkadang mengumpat orang tersebut, misalnya dengan kalimat, “Dasar orang tidak punya tata krama”. Umpatan tersebut masih tergolong wajar karena merupakan wujud spontanitasmu yang merasa kesal karena antrean diserobot orang. Namun, bagaimana jika ‘umpatan’ bukan lagi sebagai wujud spontanitas dari perasaan, tetapi menjadi kebiasaan yang kamu lakukan setiap waktu?

Kebiasaan mengumpat tentu saja bukan sesuatu hal yang baik. Jika kita terbiasa mengumpat, maka bisa jadi orang-orang yang ada di sekitar kita akan merasa risih dan menilai kita sebagai pribadi yang negatif. Tentu ini bukan suatu penilaian yang baik untuk kita kan? Nah, di bawah ini merupakan tips yang dapat dilakukan agar kita semua tidak lagi terbiasa mengumpat setiap waktu.

  1. Yakinkan dirimu bahwa mengumpat merupakan hal yang dapat merugikan dirimu

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah meyakinkan diri sendiri bahwa mengumpat merupakan tindakan yang dapat merugikan kamu. Mengumpat tidak hanya akan membuat orang-orang menjadi risih dengan keberadaanmu, tetapi juga akan mengubah karaktermu menjadi orang yang melihat keadaan di sekitarmu dengan sudut pandang yang ‘selalu pesimis dan negatif’. Tentu kamu nggak akan mau kan jika karaktermu akan menjadi demikian? Jika kamu bisa menjadi sosok yang ceria dan membawa suasana positif untuk orang-orang di lingkungan sekitarmu, kenapa harus memilih untuk menjadi orang yang negatif hanya gara-gara kebiasaan mengumpat? Ingat, semua orang tidak suka dengan seseorang yang tidak memiliki kepribadian baik.

  1. Hindari media sosial yang menggunakan kata-kata kotor sebagai kosakata sehari-hari

Media sosial punya peranan penting yang berpengaruh terhadap kebiasaan yang kita lakukan. Jika kita terbiasa mengikuti media sosial yang berisi tentang hal-hal positif dan disampaikan menggunakan bahasa yang baik, maka kita akan terbiasa pula untuk melakukan hal-hal positif serta menggunakan bahasa yang baik di kehidupan sehari-hari. Kalau kamu mau menghentikan kebiasaan mengumpat, maka menghindari media sosial yang berisi kata-kata kotor merupakan salah satu hal yang wajib kamu lakukan agar kamu tidak terbiasa dan bahkan tidak terpikir untuk mengumpat. Ikutilah media sosial yang dapat memberikan dampak baik untuk kehidupanmu!

  1. Berlatih mengubah ‘umpatan’ dengan imbauan, saran, atau nasihat

Umpatan yang kita lakukan sebenarnya merupakan respons spontan kita terhadap sesuatu yang kita alami. Jika hal tersebut berhubungan dengan orang lain, mengapa tidak kamu coba saja untuk berbicara baik-baik terhadap orang tersebut? Daripada kamu mengumpat, akan lebih baik jika kamu mengingatkan mereka, memberi imbauan, atau bahkan memberi saran tentang bagaimana seharusnya mereka bersikap. Selain bermanfaat untuk mengurangi kebiasaan mengumpatmu, kamu juga akan terhindar dari adanya konflik lanjutan dari umpatan yang kamu ucapkan kepada orang lain, misalnya pertengkaran atau saling adu argumen yang menyita waktu dan tenagamu. Hidupmu jadi lebih tenang deh.

 

Nah, setelah membaca beberapa tips di atas, apakah kamu masih tertarik untuk meneruskan kebiasaan mengumpat?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *